Content feed Comments Feed

Tipe Pengkabelan

Diposkan oleh Irfan Mahmud 2 Selasa, 21 Juni 2011

Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk
mengaplikasikan Windows, yaitu:


1. Thin Ethernet (Thinnet)


Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah
dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah.
Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.

2. Thick Ethernet (Thicknet)


Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan
akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan
pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan
Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan
sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel
transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.


3. Twisted Pair Ethernet


Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shielded adalah
jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai
selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-
45.


Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC
memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal
(reliable) dibandingkan dengan thin coax karenaHUB mempunyai kemampuan data error
correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.


Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang
paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik
pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau
crossed.
Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed
digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB. Panjang kabel maksimum kabel Twisted-Pair
adalah 100 m.


4. Fiber Optic


Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga
dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari
segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO
lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.


Pengenalan Jaringan Komputer

Diposkan oleh Irfan Mahmud 2

  1. Generasi Pertama : Tabung Vakum
    • ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer)
    • Menyelesaikan persamaan-persamaan matematika
    • Berat 30 ton, bervolume 15.000 kaki persegi, menggunakan power 140 KW dan 18.000 tabung vakum
  2. Generasi Kedua : Transistor
    • Transistor menggantikan tabung vakum, Lebih kecil, lebih murah, lebih baik kerjanya
    • Penggunaan aritmatika dan logik yang lebih kompleks, bahasa pemrograman tinggi dan software sistem dengan komputer
  3. Generasi Ketiga : Integrated Circuits
    • Kumpulan dari transistor, resistor, kapasitor, dsb. Membentuk sebuah chips (keping-keping) Setiap keping membentuk sebuah gate titik input dan ouput
  4. Next Generation : Microposesor
    • Tahun 1971, Intel berhasil membuat sistem 4004, cikal bakal processors
    • Terintegrasi semua komponen CPU.
    • Evolusi meningkatkan jumlah bit processor pada saat tertentu.
    • Ukuran semakin kecil, Lebar bus data semakin besar, Kecepatan semakin tinggi
  5. Pentium
    • 8080 ; mesin 8 bit, dengan lintasan data 8- bit ke memori
    • 8086 ; jauh lebih handal, 16 bit, memiliki cache intruksi,
    • 80286 ; pengelamatan memory sampai 16 MB
    • 80386 ; 32 bit pertama, menyaingi mainframe
    • 80486 ; jauh lebih baik dar 386
    • PII
    • PIII
    • P4

Perkembangan ini ternyata membuat komputer menjadi semakin murah dan bisa digunakan untuk berbagai macam tujuan, mulai dari menulis, menghitung, mendengarkan musik/ngaji, mendesain gambar baju, rumah, sampe membuat orang ketawa2 sendiri pun sekarang udah bisa :) . Tentunya ini membuat perkantoran semakin tergantung dengan komputer.

Dengan kondisi ini, tentunya komputer semakin lama menjadi semakin bertambah banyak, tidak hanya orang-orang tertentu aja yang menggunakan komputer, bahkan komputer kecil yang mobilitynya tinggi seperti laptop, notebook, ataupun netbook, sekarang hampir semua orang rumahan sudah memilikinya. Kalo kita nglihat orang yang jualan laptop di pameran misalnya, atau di toko komputer, seperti melihat orang yang sedang jualan kacang goreng.

Permasalahan pun muncul ketika kita membutuhkan untuk menggunakan data secara bersamaan, mau mencetak secara bersamaan, padahal printernya cuma ada satu. Maka data yang kita punya, harus dibawa ke tempat yang membutuhkan, atau harus dicopy ke tempat yang ada printernya. Tentunya hal ini akan sangat merepotkan. klo cuma dua atau tiga orang yang mau menggunakan mungkin tidak masalah, nah ketika orangnya puluhan atau bahkan ratuuuusan, atau mungkin malah ribuan, kalo harus meng-copy satu persatu, tentunya akan sangat menyusahkan dan merepotkan. Untuk itu membutuhkan solusi untuk duplikasi resource atau bagaimana caranya supaya komunikasi bisa lebih efisien.

Solusinya adalah dengan menghubungkan komputer2 tersebut sehingga bisa saling berkomunikasi antara satu komputer dengan komputer lainnya. Dengan adanya komunikasi antar komputer, diharapkan akan menjadikan kemudahan, mobility semakin lancar, jarak yang jauh menjadi tidak masalah (seperti tidak ada jarak), dan menjadi semakin efisien.

Trus…. apa hubungannya….? judulnya jaringan komputer kok dari tadi kayaknya blum menyebut kata jaringan komputer…? Kalo si Jarjit bilang mungkin “1, 2, 3 gedung mempunyai tembok…, ga nyambung go blog…..”. “Eiiit tak boleh cakap kasar begituan, tak boleh…, tak boleh…. Tuhan tahu apa yang kita cakap…. Kita harus sabar dengarkan kata cik gu…” Mei-mei menimpali.

Apa sih Jaringan komputer itu? apa seperti jaring laba-laba? atau komputer digunakan untuk pemisah kalo kita main badminton seperti jaring net…? atau komputer digunakan untuk nangkap ikan seperti jaring ikan…? Atau… jangan2 ada hubungannya dengan jaringan teroris ya….? lho… kok sampe teroris ?

Jaringan komputer merupakan sistem yang terdiri atas beberapa komputer (lebih dari satu), perangkat komputer tambahan dan perangkat jaringan lainnya yang saling terhubung satu dengan lainnya dengan menggunakan media tertentu dengan menggunakan aturan yang sudah ditetapkan.

Dari definisi di atas, maka jaringan komputer mempunyai beberapa komponen, yaitu :

  1. Perangkat Komputer :
    • nKomputer (di dalam ada perangkat yang menghubungkan dgn jaringan misal (NIC, Modem)
    • nPrinter
    • nScanner
  2. Perangkat Jaringan (akan dibicarakan lebih lanjut)
    • NIC
    • Modem
    • Hub
    • Switch
    • Router
    • Firewall
    • Media (akan dibicarakan lebih lanjut)
    • Kabel
    • Non Kabel (wireless)
  3. Aturan (akan dibicarakan lebih lanjut)
    • Protocol

Semua peralatan yang berpartisipasi harus terhubung secara langsung. Peralatan yang dibutuhkan untuk koneksi secara Fisik diantaranya adalah :

  • PC
  • NIC
  • Network Media
  • Repeater/Hub/Bridge/Switch/Router

DNS (Domain Name System)

Diposkan oleh Irfan Mahmud 2

I. Abstrak

Domain name system (DNS) adalah sistem yang menyimpan informasi tentang nama domain maupun nama host dalam bentuk basis data(database) tersebar dalam jaringan komputer. DNS menyediakan alamat IP (internet protocol) untuk setiap nama host. DNS juga menunjang resolusi nama host ke alamat jaringan atau IP dan sebaliknya. DNS memiliki tiga komponen, yaitu

II. Pendahuluan

DNS sangat penting bagi dunia internet, DNS juga mendukung lookup direktori yaitu kemampuan untuk mengambil informasi yang berhubungan dengan name servers. Keakuratan informasi yang terkandung di dalam DNS sangat penting untung setiap aspek yang berbasis IP. Akan tetapi keamanan sebuah DNS sangatlah lemah. Ancaman keamanan yang menyerang DNS adalah karena kurangnya pemeriksaan integritas terhadap data yang dimiliki dalam DNS, sehingga membuat tangan-tangan nakal hacker membobol keamanannya. Kelemahan DNS jg terdapat pada DNS protokol itu sendiri.

Paper ini merumuskan tentang pengenalan terhadap Domain Name System (DNS) dan kelemahan yang terdapat dalam DNS.

III. Apa itu Domain

Domain adalah suatu nama berformat huruf abjad A-Z dan angka 0-9 serta simbol (- dan .) untuk menamai alamat url website sebagai pengganti format deretan angka dari alamat IP client server hosting tempat file web diletakkan. Sedangkan web adalah suatu sistem di internet yang memungkinkan siapapun agar bisa menyediakan informasi. Jadi domain web adalah suatu sistem diinternet yang menyediakann berbagai macam informasi yang dapat diakses melalui suatu nama tertentu yang terformat / nama yang unik.

Ada beberapa istilah yang berhubungan dengan nama domain, antara lain :

1. Top Level Domain (TLD)

Merupakan akhiran pada suatu nama domain yang mengindikasikan pemilik tingkatan domain tersebut dan jenis domain tersebut, beberapa contohnya :

.gov = Government Agencies (pemerintahan)

.edu = Educational Institutions (pendidikan)

.org = Organizations (Organisasi nonprofit)

.mil = Military (Militer)

.com = Commercial Business (Organisasi komersil)

.net = Network Organizations (Organisasi Network)

.tv = Television (Televisi)

Karena internet didasarkan pada alamat IP, bukan nama domain, maka setiap web server membutuhkan sistem nama domain / domain name system (DNS) untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP, dan untuk mengubahnya maka kita membutuhkan hosting, yang berfungsu untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP.

2. Second Level Domain

Domain yang berkaitan dengan dua huruf ekstensi seperti .id (Indonesia), .au (Australia), .jp (Jepang), .tw(Taiwan) dll

· .co.id : untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah

· .ac.id : untuk Lembaga Pendidikan

· .go.id : khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia

· .mil.id : khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia

· .or.id : untuk segala macam organisasi yang tidak termasuk dalam kategori “ac.id”,”co.id”,”go.id”,”mil.id” dan lain.

· .war.net.id : untuk industry warung internet di Indonesia

· .sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP, dan atau SMU.

· .web.id : ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di World Wide Web.

3. Sub Domain

Subdomain adalah nama domain tambahan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari nama domain utama. Contoh subdomain misalnya loktavia pada http://loktavia.blogspot.com yang berarti loktavia merupakan subdomain dari nama domain blogspot.com.

IV. Apa itu DNS

DNS adalah sistem yang menyimpan informasi tentang nama domain maupun nama host dalam bentuk basis data(database) tersebar dalam jaringan komputer. Awalnya sistem penamaan alamat IP menggunakan sistem host table. Dalam sistem ini, setiap komputer memiliki file host.txt yang berisi daftar alamat IP dan nama host yang terhubung ke internet. Karena semakin berkembangnya internet, sistem host table tidak efektif lagi. Sehingga digunakannya sistem penamaan IP yang disebut Domain Name System (DNS) oleh Paul Mockapertis tahun 1984.

Sistem DNS dibagi menjadi beberapa zona. Di dalam zona tersebut, bisa terdiri dari seluruh host dalam domain ataupun hanya top level domain saja. Di setiap zona, terdapat nama server yang akan melayani request DNS. Server tersebut bersifat authoritative, yang artinya hanya akan meresolve request terhadap domain di dalam zona yg dia pegang saja.

Komponen dari DNS ada 2 macam, yaitu resolve dan cache. Resolve adalah bagian dari program yang berfungsi menjawab setiap pertanyaan tentang domain. Cache adalah bagian yang menyimpan pertanyaan-pertanyaan tentang domain yang telah diajukan sebelumnya.

V. Sistem keamanan DNS

DNS asli mengandung informasi mengenai nama host dan alamat IP. Sekarang semakin banyak aplikasi yang berbasis IP yang menggunakan name host dan alamat IP untuk persetujuan pengaksesan aplikasi tersebut. Faktor lain yang mempengaruhi kerentanan DNS adalah bahwa DNS dirancang untuk menjadi database publik.

Beberapa ancaman yang terjadi pada DNS antara lain :

· DNS spoofing / cache spoofing

Adalah teknik untuk meracuni server DNS dengan data dan informasi yang salah, jika sebuah server DNS terkena DNS soofing / cache spoofing makan data yang diberikan server DNS tidak valid lagi karena telah diracuni. Dengan diracuninya server DNS tersebut maka hacker dapat memasukkan data atau informasi yang salah pada server DNS tersebut. Atau bisa juga hacker tersebut bisa membuat website yang sama dengan website yang aslinya, kemudian pemetaan nama ke alamat IP diarahkan ke website yang telah dia buat tadi.

· Denial of service attack (DOS)

Adalah serangan pada layanan DNS, akibatnya orang yang akan menggunakan layanan server DNS tidak dapat menggunakannya. Penyerangan terhadap server DNS dapat menghabiskan daya server DNS tersebut, misalnya memory, bandwitch, dll.

VI. Bentuk penanganan

Beberapa bentuk penanganan yang dapat dilakukan terhadap hal-hal tersebut antara lain dengan terus memonitori DNS server, menyediakan server DNS lebih dari satu yang authoritative pada tiap zona (berbeda subnet, berbeda router, berbeda koneksi), menyediakan master name server cadangan, menyediakan master name server cadangan untuk resolution, membatasi zone-transfer hanya kepada secondary name server atau mesin yang mempunyai authority terhadap informasi yg bersangkutan, membatasi query atau permintaan terhadap data atau informasi yang ada dalam database-cache atau berkas zona server DNS, membatasi permintaan rekursif pada server DNS, membagi fungsi name server.

Teknolgi 4G

Diposkan oleh Nur Yasir

Indonesia Patut berbangga. Baimana tidak. penemu 4G merupakan anak Indonesia. dia adalah Prof. Dr. Khoirul Anwar, yang menemukan dan sekaligus pemilik paten teknologi 4Gberbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). untuk teknologi 4G mari kita bahas lebih lanjut.

4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond".
Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.

Sejarah

Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:
  • Generasi pertama: hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
  • Generasi kedua: dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.
  • Generasi ketiga: digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.
Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi 2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond". Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).

Definisi

Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.

Teknologi 4G di Indonesia

Secara sederhana, dapat diartikan bahwa teknologi 1G adalah telepon analog / PSTN yang menggunakan seluler. Sementara teknologi 2G, 2.5G, dan 3G merupakan ISDN. Indonesia pada saat ini sebenarnya baru saja memasuki dan memulai tahap 3.5G atau yang biasa disebut sebagai HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) yang mampu memberikan kecepatan akses hingga 3.6 Mb/s (termasuk koneksi pita lebar (broadband connection)). Berkaitan dengan teknologi 4G, SIP adalah protokol inti dalam internet telephony yang merupakan evolusi terkini dari Voice over Internet Protocol maupun Telephony over Internet Protocol. Teknologi tersebut banyak di perdebatkan oleh operator, pemerintah dan DPR belakangan ini. Tidak lama lagi internet telephony akan menjadi tulang punggung utama infrastruktur telekomunikasi. Teknologi internet telephony memungkinkan pembangun infrastruktur telekomunikasi rakyat secara swadaya masyarakat (tanpa Bank Dunia, IMF maupun ADB) bahkan mungkin tanpa kontrol pemerintah sama sekali. Dengan teknologi SIP dalam 4G, nomor telepon PSTN hanyalah sebagian kecil dari identifikasi telepon. Bagian besarnya akan dilakukan menggunakan URL. Kita tidak lagi perlu bergantung pada nomor telepon yang dikendalikan oleh pemerintah untuk berkomunikasi via internet-telepon. Infrastruktr internet telephony memungkinkan kita untuk menyelenggarakan sendiri banyak hal tanpa tergantung lisensi pemerintah dan tidak melanggar hukum. Teknologi 4G juga akan menyebabkan kemunduran bagi teknologi Internet Network (IN) yang saat ini merupakan infrastruktur telekomunikasi yang digunakan berbagai provider. Hal tersebut disebabkan terbukanya jalur arus bawah yang dapat didownload dan diakses gratis dari internet.

WiMAX, Teknologi 4G Pertama di Indonesia

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) merupakan teknologi 4G Pertama yang diimplementasikan di Indonesia pada bulan Juni 2010 oleh operator Firstmedia dengan merek dagang Sitra WiMAX. Teknologi 4G WiMAX terdiri atas tiga bagian generasi,
- WiMAX 16.d, atau sering disebut WiMAX nomadic dengan mobilitas terbatas hingga kecepatan 70 Mbps. 
   - WiMAX 16.e, merupakan WiMAX mobile dengan mobilitas tinggi hingga kecepatan 144Mbps.
   - WiMAX 16.m, WiMAX mobile dengan mobilitas tinggi hingga kecepatan 1Gbps. 

Operator 4G Pertama di Indonesia

Sitra WiMAX merupakan operator 4G pertama yang meluncurkan layanan 4G Wireless Broadband di Indonesia. Sitra WiMAX adalah bagian dari Lippo Group dan merek dagang terbaru dari PT. Firstmedia Tbk. Sitra WiMAX akan melayani 4G Wireless Broadband pertama di Indonesia di daerah terpadat dan sekaligus memiliki hak izin BWA termahal yaitu di coverage Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Propinsi Banten, Sumatera Utara, dan Propinsi NAD.

sumber:
http://rioexe.blogspot.com/2011/01/penemu-4g.html
http://id.wikipedia.org/wiki/4G

Troubleshooting Jaringan ( Versi 2 )

Diposkan oleh Irfandy Thalib

Boleh dibilang sebagian besar anda dirumah tidak memiliki alat atau tools untuk melakukan troubleshooting masalah jaringan seperti LAN tester, Multi-meter atau sejenisnya. Kita tahu bahwa jaringan komputer kita tidak selamanya akan berjalan sesuai dengan harapan kita untuk berada pada performa terbaiknya. Suatu saat ada kalanya kita mengalami suatu masalah jaringan yang mengharuskan kita melakukan troubleshooting untuk mencari masalahnya dan mengembalikan jaringan seperti normalnya.

Jika dalam suatu jaringan kelas enterprise yang complex, seorang atau beberapa engineer jaringan menggunakan tools untuk melakukan troubleshooting masalah jaringan misal dengan network management tools untuk mendeteksi titik kerusakan, LAN-tester, multi-meter dll. Sementara untuk jaringan dirumahan anda tidak memerlukan atau tidak ada tools tersebut untuk memperbaiki masalah jaringan anda.

Gambar 1 berikut ini menunjukkan diagram jaringan LAN dirumahan yang biasa digunakan untuk membagi sambungan internet seperti Speedy atau jaringan Cable lainnya dimana perangkat jaringan yang umum digunakan adalah modem-router yang terhubung ke Internet lewat ISP anda, sebuah Switch LAN, kabel jaringan penghubung antara modem-router dengan Switch, dan beberapa komputer. PC-A terhubung ke Switch (port#1) dengan menggunakan kabel jaringan –A dan PC-B dengan kabel jaringan-B ke Switch port#7.

Diagram troubleshooting masalah jaringan

Ada beberapa situasi dimana anda mengalami gangguan koneksi internet yang mengharuskan anda melakukan troubleshooting jaringan.

A> PC-A tidak bisa mengakses internet tapi PC-B bisa

Dalam scenario ini, PC-A mengalami gangguan tidak bisa koneksi ke internet, sementara PC-B tidak bermasalah sama sekali. Ini bisa disimpulkan sebagai berikut:

1. Layanan Internet dari ISP tidak ada gangguan
2. Kemungkinan Switch atau port bermasalah
3. Modem tidak bermasalah

Troubleshooting masalah jaringan yang bisa anda lakukan adalah mencurigai ada masalah pada adapter NIC komputer, port Switch bermasalah, atau kabel jaringan-A bermasalah.

1. a. NIC disabled

Pastikan bahwa NIC adapter PC-A anda tidak di disable secara tidak sengaja. Anda bisa melihat tanda icon local connection (gambar komputer kembar) dipojok kanan bawah layar monitor anda. Jika biasanya anda bisa melihatnya sekarang anda tidak melihatnya, anda patut mencurigai kalau NIC adapter anda dalam kondisi disabled. Dalam XP/7 Masuk ke control panel: Klik Start > Control Panel > double klik network connection > lihat apakah ada icon local connection adapter anda dalam kondisi disable yang biasa ditandai dengan warna samar abu-abu seperti dalam gambar 2 berikut.
lan connection icon dan status nic disable

Gambar 2 - Local connection icon dan NIC adapter disabled

Jika terlihat samar abu-abu, klik kanan icon tersebut dan pilih Enable. Jika sukses, maka anda bisa melihat lagi gambar komputer icon dipojok kanan bawah monitor anda.

Anda juga bisa melakukan testing dengan menggunakan command ‘ipconfig /all’ pada command line. Masuk ke command line interface dengan menekan tombol ‘gambar windows’ dan tombol ‘R’ secara bersamaan dan pada Run Command ketik CMD dan tekan Enter. Atau anda bisa menggunakan klik Start > pilih Run > ketik ‘CMD’ dan tekan Enter. Pada command interface ketik:

Ipconfig /all

Maka akan muncul sederetan konfigurasi seperti pada pesan berikut ini:
Windows IP Configuration
Host Name . . . . . . . . . . . . : TOWER
Primary Dns Suffix . . . . . . . :
Node Type . . . . . . . . . . . . : Unknown
IP Routing Enabled. . . . . . . . : No
WINS Proxy Enabled. . . . . . . . : No
Ethernet adapter Internal LAN:
Connection-specific DNS Suffix . :
Description . . . . . . . . . . . : Realtek RTL8139 Family PCI Fast Ethernet NIC #2
Physical Address. . . . . . . . . : 00-1C-F0-B9-F2-A9
Dhcp Enabled. . . . . . . . . . . : No
IP Address. . . . . . . . . . . . : 192.168.1.25
Subnet Mask . . . . . . . . . . . : 255.255.255.0
Default Gateway . . . . . . . . . : 192.168.1.1
DNS Servers . . . . . . . . . . . : 202.134.1.10

Atau anda juga bisa menggunakan testing menggunakan command ‘ping localhost’ atau ‘ping 127.0.0.1’ yang berfungsi untuk memastikan konfigurasi TCP/IP anda sempurna, lihat apakah anda mendapatkan respon bagus. Jika anda mendapatkan RTO (request time out) maka bisa dipastikan bahwa konfigurasi TCP/IP anda tidak benar atau NIC adapter anda dalam kondisi disabled.

1. b. Switch Port Bermasalah

PC-A tidak bisa mengakses ke internet bisa jadi karena port dimana PC-A tersebut terhubung bermasalah alias mati. Pada umumnya sebuah Switch dilengkapi dengan lampu LED yang mewakili masing-masing port. Jika port tersebut aktif / terhubung ke komputer yang lagi On, maka lampu akan menyala alias berkedip cepat.

Periksa kabel jaringan-A mengarah ke port nomor berapa (dalam hal ini port#1) dan lihat apakah lampu LED port #1 berkedip cepat atau mati. Jika anda dapati lampunya mati, coba terlebih dahulu melepas dan memasukkan lagi dengan kuat dikedua PC-A dan juga di Switch dan lihat apakah ada respon. Jika masih tetap mati, maka pindah kan kabel jaringan-A ke port yang masih kosong misal port#2 dan lihat apakah ada respon. Jika port#2 ternyata hidup dan PC-A bisa konek ke internet, maka anda bisa memastikan port#1 rusak. Tandai port#1 ini dengan tanda ‘tusak’ atau tutup dengan isolasi.

1. c. Cable Jaringan Bermasalah

Jika pada langkah b diatas anda tidak berhasil, maka langkah berikutnya adalah memastikan bahwa kabel anda bermasalah. Tukar kabel-A dengan kabel jaringan-B dari komputer B dan lihat apakah ada reaksi dengan LED yang nyala dan PC-A bisa koneksi ke internet. Jika ternyata bisa menyelesaikan masalah maka anda bisa memastikan bahwa kabel jaringan-A bermasalah. Tandai kabel tersebut dengan ‘rusak’ dan ganti dengan yang baru.

B> Semua PC tidak bisa Konek ke Internet


Jika anda mendapati bahwa semua PC tidak bisa koneksi ke internet, kemungkinan anda mempunyai masalah:

1. Dengan Switch anda, atau
2. Dengan modem-router anda, atau
3. Kabel koneksi antara Switch dan modem, atau
4. Masalah terletak pada ISP anda.

Jika anda mendapati semua Switch dalam keadaan mati, patikan power terpasang dengan baik, dan jika masih tidak mau On, maka anda bisa memastikan ada masalah dengan Swicth anda. Ganti dengan yang baru atau bawa ke bengkel elektronik.

Jika lampu power dan semua port yang aktif (port#1 dan port#7 dalam scenario ini) ternyata On, maka coba pastikan koneksi kabel jaringan antara Swicth dengan modem-router terhubung dengan baik. Lepas dan masukkan lagi di kedua sisi ujung kabel di Switch dan di sisi modem dan lihat apakah ada perubahan. Jika ternyata koneksi internet bisa kembali normal, maka sambungan koneksi anda tidak sempurna.

Jika sambungan koneksi anda bisa memastikan bagus, maka coba ganti kabel tersebut dan lihat apa menyelesaikan masalah atau tidak. Jika berhasil, berarti kabel tersebut bermasalah, tandai dengan tanda ‘rusak’.

Jika ternyata masih bermasalah, maka anda bisa menelpon operator ISP anda kalau ada masalah dengan layanan internet.

Tahapan troubleshooting masalah jaringan ini umum digunakan untuk dirumahan walaupun konsepnya bisa diaplikasikan pada jaringan kelas bisnis dan enterprise besar. For english version, click network troubleshooting here.

Popular Posts

Total Pageviews

Followers